SANG DARA
Yogyakarta bergembira pada warsa 1994, tepat pada tanggal 24 Oktober lahirlah putri tunggal dari Keluarga Prabha. Netranya tajam, pandangannya luas, aksara yang terlontar dari lisannya selalu lugas dan perangainya begitu tegas.
Dengan kemampuan memberi semangat perjuangan yang menyala-nyala. Mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan harta. Tiga tahun lalu, ia berhasil mendapatkan amanah untuk mencatat semua gejala, serta menghayati persoalan yang nyata. Ia begitu tangkas membinasakan kebiadaban yang beringas. Keluarga Prabha memberinya nama:
Anandini Javanshen Hemaprabha.

Komentar
Posting Komentar